Senin, 23 Agustus 2010

Ribuan Scooterist Kumpul di Monas

| Senin, 23 Agustus 2010 | 0 komentar


1000 Komunitas dan lebih dari 15000 scooterist membanjiri ibu kota Jakarta dalam acara “Scooter Enjoy Jakarta” yang berlangsung di Lapangan Parkir Irti Monumen Nasional (Monas) 31 Juli dan 1 Agustus 2010. Acara ini digelar oleh Scooter Tanah Abang (STAC). Walaupun secara pembiayaan acara ini dibiayai secara kolektif oleh anggota STAC. Namun pihak panitia mengusulkan kepada Dinas Pariwisata DKI Jakarta agar menjadi agenda nasional. Dari sabtu sudah terlihat beberapa scooterist luar Jakarta yang mulai berdatangan untuk mengikuti acara tersebut, beberapa dari mereka datang langsung ke Jakarta dari berbagai penjuru nusantara seperti Lampung, Bandung, Jogya, Ciamis dan sekitarnya.



“Ini acara perdana untuk mempererat silahturahmi, menabah persaudaraan, saling memperat persatuan, dan yang paling penting, scooter bisa kenal semua di sini,” ujar Ketua Panitia Scooter Enjoy Jakarta, Joko Umbara





Acara tersebut dimeriahkan juga oleh hiburan musik reggae, Kontes scooter extreme, modifikasi, Classic Original, Retro Classic, dan bursa Accesoris, Spareparts, dan penjualan Scooter. Tak ketinggalan juga hadirnya beberapa dorprize untuk para peserta dan Grandprize Sebuah Vespa Super.

Readmore..

Kamis, 22 Juli 2010

Pak Polisi, Jangan Cari-cari Kesalahan Bikers Dong!

| Kamis, 22 Juli 2010 | 0 komentar

vespa


Jakarta - Tingkah oknum polisi lalu lintas yang masih mencari-cari kesalahan para pengendara sepeda motor seperti pengunaan spion sebelah hingga tutup pentil yang dijadikan alasan untuk menilang bikers disentil mahasiswa.

Padahal di sisi lain masih banyak kendaraan yang dipergunakan polisi yang tidak standar.

"Kenapa polisi terkadang mencari-cari kesalahan, saya pernah ditilang hanya gara-gara spion sebelah, selain itu tutup pentil motor saya pun ditanyakan. Padahal ketika menilang, saya lihat motor polisi pun tidak lengkap spionnya," sentil mahasiswa Trisakti Jurusan Teknik, Kholi Puji (21), ketika bertanya dalam seminar Safety Riding di Gedung Fakultas Teknik Universitas Trisakti, Jakarta Barat, seperti dikutip situs resmi Ditlantas PMJ, Kamis (6/5/2010).



Kasubdit Ditlantas PMJ Dikyasa AKBP Kanton Pinem menjelaskan tingkah laku oknum polisi itu sangatlah tidak etis, penegak hukum sebelum melakukan penindakan dirinya pun harus menjadi teladan.



"Ini kritikan sangat berharga, namun jika memang ada petugas kami yang seperti itu akan kami lakukan teguran," ujarnya.



Selanjutnya ia pun menjelaskan, Ditlantas PMJ selalu terbuka dalam hal masukan-masukan konstruktif. Bahkan jika memang menemukan petugas lantas yang melakukan pungli maupun tindak sewenang-menang silakan dilaporkan.

"Bisa melalui website, SMS 1717 atau Twittertmcpolda, ini era keterbukaan siapa yang memberi dan menerima suap sama-sama dihukum," tegasnya.

Dia pun menghimbau kepada para mahasiswa menerapkan sikap malu bila melanggar lalu lintas. Hal inilah yang akan menjadikan lalu lintas di Jakarta yang sudah padat akan tertib.

"Jangan mentang-mentang parkir di kampus penuh terus parkir di jalan raya, ini yang melanggar dan membuat kemacetan. Kita harus bisa sadar sendiri," ujarnya.( ddn / ddn )

polisi vespa

Readmore..
 
© Copyright 2010. 551 Community . All rights reserved